RSS

Wudhu Tidak Dapat Menghilangkan Hadats Besar

04 Okt

Tanya:

Boleh tidak saya sholat tahajjud setelah berhubungan suami istri hanya dengan wudhu saja karena malam itu terasa dingin?

Jawab:

Seorang suami yang telah menggauli istrinya, kemudian keduanya akan melakukan sholat baik sholat tahajjud maupun sholat sunnah yang lain, maka keduanya wajib mandi janabat, tidak cukup hanya berwudhu, karena wudhu tidak dapat menghilangkan hadats besar, berwudhu hanya dapat menghilangkan hadats kecil. Adapun berhubungan suami istri termasuk hadats besar dan hanya dapat dihilangkan dengan cara mandi.

Hal ini telah dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam riwayat beikut:

إِذَا جَلَسَ بَيْنَ شُعَبِهَا الْأَرْبَعِ وَمَسَّ الْخِتَانُ الْخِتَانَ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ

“Apabila seorang (suami) menduduki empat anggota tubuh istri(nya) dan kedua alat kelamin telah bertemu maka ia telah wajib mandi.” (HR. Muslim No 349)

Dalam riwayat lain disebutkan:

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ إِذَا الْتَقَى الْخِتَانَانِ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ فَعَلْتُهُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاغْتَسَلْنَا

“Dari Aisyah istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam ia berkata: “Jika dua alat kelamin bertemu (maksudnya berhubungan intim antara suami istri) maka sungguh telah mewajibkan mandi. Aku melakukan hal tersebut dengan Rasulullah r lalu kamipun mandi.” (HR. Ibnu Majah No 608 dan dishahihkan oleh Albani)

Jadi setelah melakukan hubungan intim antara suami istri maka mereka berdua harus mandi, tidak boleh diganti dengan hanya berwudhu.

Namun jika cuaca sangat dingin yang jika mandi akan menyebabkan sakit bahkan binasa, sementara tidak ada alat yang dapat memanaskan air, maka dalam hal ini ia bisa mengganti mandi dengan tayammum, bukan dengan wudhu, karena tayammum dapat berfungsi juga sebagai pengganti mandi jika seseorang tidak mendapatkan air atau terhalang untuk menggunakan air karena dingin yang sangat, tempat airnya tidak aman atau karena faktor-faktor yang membolehkan lainnya. (Lihat Sholatul Mukmin, Syeikh Saad Al Qahthani 1/87)

Hal ini didasarkan pada kisah yang menimpa Amru bin ash ketika beliau junub dimalam hari dan saat itu cuaca sangat dingin, beliau mengisahkan:

عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ احْتَلَمْتُ فِي لَيْلَةٍ بَارِدَةٍ فِي غَزْوَةِ ذَاتِ السُّلَاسِلِ فَأَشْفَقْتُ إِنِ اغْتَسَلْتُ أَنْ أَهْلِكَ فَتَيَمَّمْتُ ثُمَّ صَلَّيْتُ بِأَصْحَابِي الصُّبْحَ فَذَكَرُوا ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا عَمْرُو صَلَّيْتَ بِأَصْحَابِكَ وَأَنْتَ جُنُبٌ فَأَخْبَرْتُهُ بِالَّذِي مَنَعَنِي مِنَ الِاغْتِسَالِ وَقُلْتُ إِنِّي سَمِعْتُ اللَّهَ يَقُولُ ( وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا ) فَضَحِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يَقُلْ شَيْئًا

“Dari Amru bin Ash ia berkata: “Pada suatu malam yang dingin dalam pertempuran Dzati Sulasil aku mimpi basah. Aku khawatir jika aku mandi aku akan binasa, maka akupun bertayammum kemudian aku mengimami sholat shubuh sahabat-sahabatku. Merekapun lalu menyebutkan (melaporkan) hal ini kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Hai Amru, engkau mengimami sholat shubuh sahabat-sahabatmu sementara engkau dalam keadaan junub?”. Lalu akupun menceritakan kepada beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam apa yang menghalangiku untuk mandi dan aku berkata: Sesungguhnya Aku mendengar Allah berfirman: “(Artinya) Dan janganlah kalian membunuh diri-diri kalian, sesungguhnya Allah Maha Pengasih kepada kalian.” Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pun tertawa dan tidak mengucapkan sesuatupun.” (HR. Abu Daud No 334 dan dishahihkan oleh Albani)

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 4, 2009 in Fiqih, Thoharoh

 

3 responses to “Wudhu Tidak Dapat Menghilangkan Hadats Besar

  1. tiyang alit belajar ngaji

    April 14, 2010 at 10:37 pm

    alhamdulillah bertambah lagi ilmu dari Allah melalui para perantara-Nya..

     
  2. Inspirations From Jeddah

    April 1, 2011 at 12:54 pm

    terima kasih

     
  3. ana

    Mei 17, 2011 at 7:02 pm

    bagaimana caranya mengqodlo” sholat bagi wanita yang sedang haid dan sudah suci? tolong dijelaskan secara detail ya,,,???

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: