RSS

Fidyah Harus Berupa Beras

14 Sep

Tanya:

Apakah membayar fidyah itu harus berupa beras? Dan apakah fidyah tersebut tetap wajib dibayar jika yang bersangkutan telah meninggal dunia? (081541082XXX)

Jawab:

Membayar fidyah itu berupa makan pokok. Jika makanan pokok suatu tempat berupa beras maka fidyah yang harus dibayarkan berupa beras pula. Demikian pula jika makanan pokok suatu tempat berupa sagu maka membayar fidyahnya berupa sagu.

Ukuran fidyah yang harus dibayarkan yaitu satu mudd atau seperempat sha’ (seperempat takaran zakat fitrah). Jika berupa beras kira-kira beratnya 650 gram. Ada juga sejumlah ulama yang menyebutkan ukurannya setengah mudd atau seberat 1,250 kg. Wallahu Ta’ala A’lam Bish Showab.

Adapun dalil tentang fidyah puasa ini adalah firman Allah Ta’ala :

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” (Surat Al Baqarah: 184  )

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 14, 2009 in Fiqih, puasa

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: