RSS

Mengucap “Hamdalah” Ketika Bersin Dalam Sholat

17 Nov

Tanya:

Apa boleh mengucapkan Alhamdulillah ketika bersin dalam sholat?

Jawab:

Dalam sholat, seseorang tidak boleh mengucapkan hamdalah. Seandainya ada orang yang mengucapkannya, maka yang mendengarkannya tidak perlu menjawabnya, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengingkari Muawiyah bin Hakam radhiallahu ‘anhu ketika ia mengucapkan “Yarhamakallah” ketika ia mendengar  ada orang yang bersin ketika sedang sholat, sebagaimana dituturkan dalam riwayat berikut:

عَنْ مُعَاوِيَةَ ابْنِ الْحَكَمِ السُّلَمِيِّ قَالَ بَيْنَا أَنَا أُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ عَطَسَ رَجُلٌ مِنَ الْقَوْمِ فَقُلْتُ يَرْحَمُكَ اللَّهُ فَرَمَانِي الْقَوْمُ بِأَبْصَارِهِمْ فَقُلْتُ وَا ثُكْلَ أُمِّيَاهْ مَا شَأْنُكُمْ تَنْظُرُونَ إِلَيَّ فَجَعَلُوا يَضْرِبُونَ بِأَيْدِيهِمْ عَلَى أَفْخَاذِهِمْ فَلَمَّا رَأَيْتُهُمْ يُصَمِّتُونَنِي لَكِنِّي سَكَتُّ فَلَمَّا صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبِأَبِي هُوَ وَأُمِّي مَا رَأَيْتُ مُعَلِّمًا قَبْلَهُ وَلَا بَعْدَهُ أَحْسَنَ تَعْلِيمًا مِنْهُ فَوَاللَّهِ مَا كَهَرَنِي وَلَا ضَرَبَنِي وَلَا شَتَمَنِي قَالَ إِنَّ هَذِهِ الصَّلَاةَ لَا يَصْلُحُ فِيهَا شَيْءٌ مِنْ كَلَامِ النَّاسِ إِنَّمَا هُوَ التَّسْبِيحُ وَالتَّكْبِيرُ وَقِرَاءَةُ الْقُرْآنِ


“Dari Muawiyah bin Hakam As-Sulami ia berkata: “Ketika aku sedang sholat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam  tiba-tiba ada seorang laki-laki yang bersin. Lalu akupun mengucapkan “Yarhamukallah.” Maka orang-orangpun mengarahkan pandangan mereka kearahku. Akupun berkata: “Celakalah aku, apa yang membuat kalian memandangiku?” Merekapun lalu menepukkan tangan mereka ke paha-paha mereka. Tatkala  aku melihat mereka mengisyaratkan padaku agar aku diam akupun dim. Dan ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam  selesai sholat –sungguh aku tidak mendapati seorang pendidik sebelum dan sesudah beliau yang lebih baik cara mendidiknya daripada beliau shallallahu ‘alaihi wasallam – Beliau tidak langsung melarangku, tidak bermuka masam kepadaku, tidak memukulku, da tidak mecelaku, tapi beliau berkata: “Sesungguhnya sholat ini tidak boleh disisipi sesuatupun dari perkataan manusia, sholat ini berisi tasbih, takbir dan qiraatul Qur’an.” (HR. Muslim No 537, Nasai No 1218, Ahmad No 23250 dan Darimi No 1502)

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada November 17, 2008 in Fiqih, sholat

 

Tag: ,

2 responses to “Mengucap “Hamdalah” Ketika Bersin Dalam Sholat

  1. Secangkir Sunnah

    Maret 18, 2009 at 11:11 am

    Ana baca buku Adab Menguap dan Bersin Pustaka Imam Syafii dinukil sebuah hadits tentang seorang sahabat yang bertahmid saat bersin dalam sholat. Rasulullah malah mengatakan ribuan malaikat mengaminkan tahmidnya.

    Bagaimana ya…

     
    • farisna

      Juni 20, 2011 at 11:51 am

      Setahu saya yg bersin kemudian mengucap tahmid “Alhamdulillah” maka itu diperbolehkan, yg dilarang adl org yg mendengarnya mengucap “Yarhamukallah”, sebagaimana dlm hadits di atas, yg diingkari oleh Nabi dan para shahabat adl Mu’awiyah yg mengucap “Yarhamukallah”, bkn orang yg bersin dan mengucap “Alhamdulillah”, allohu a’lam

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: