RSS

Perihal Mentalkinkan Mayat Di Kuburan

23 Sep

Tanya:
Larangan mentalqinkan mayit setelah dikuburkan itu terdapat disurat apa dan ayat berapa? (Suwito, Way Abung)

Jawab:
Mengenai larangan mentalqinkan mayit setelah dikuburkan tidak terdapat di dalam al Qur’an, dan juga secara tekstual juga tidak kita dapatkan dalam hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Namun larangan mentalqinkan mayit setelah dikuburkan ini merupakan kesimpulan para ulama yang didasarkan pada amaliyah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam memprosesi jenazah sejak meninggal sampai dikuburkan, dimana tidak didapati bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan hal tersebut padahal ini merupakan ibadah dan ibadah tidak boleh kita lakukan kecuali ada tuntunannya dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam .

Maka ketika kita tidak mendapati adanya tuntunan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam tentang mentalqinkan mayit setelah dikuburkan berarti ini termasuk amalan yang tidak boleh dilakukan. Jika tetap dilakukan maka ini termasuk perbuatan bid’ah yang diada-adakan dalam Dien. Sementara setiap bid’ah adalah sesat sebagaimana telah dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabda beliau :

َإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ بَعْدِي فَسَيَرَى اخْتِلَافًا كَثِيرًا فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ

“Sesungguhnya barangsiapa diantara kalian yang hidup setelahku maka ia akan melihat banyak perselisihan. Maka hendaklah kalian berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah para khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk. Berpegang teguhlah kalian dengan sunnah-sunnah tersebut dan gigitlah dengan gigi-gigi geraham (kalian). Dan jauhilah oleh kalian perkara-perkara yang baru karena setiap perkara yang baru (dalam persoalan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Abu Daud No 4607, dishahihkan oleh Syeikh Albani)
(Lihat Fatawa Arkanil Islam, Syeikh Utsaimin : 404)

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada September 23, 2008 in Fiqih

 

5 responses to “Perihal Mentalkinkan Mayat Di Kuburan

  1. maman

    September 24, 2008 at 6:30 pm

    terima kasih dengan adanya web ini, pengetahuan Islam saya semakin bertambah.

     
  2. qodri

    November 4, 2008 at 1:45 pm

    Syeikh Albani??? udah baca 1500 kesalahan fatal Al-Albanii???
    Utsaimin?? tahukah bahwa banyak fatwa syadz dari dia???
    kalau ngutip yang hati2 dunk!!!

     
  3. ahmad

    Agustus 4, 2009 at 9:20 pm

    ttg Syaikh Al bany & syaikh Utsaimin…bukunya itu judulnya apa ya? tulisan siapa? menarik utk dibaca?

     
    • dialogimani

      Agustus 5, 2009 at 4:46 pm

      buku Syeikh ALbani tentang masalah ini adalah “Shahih Sunan Abu Daud” sedangkan bukunya Syeikh Utsaimin adalah “Fatawa Arkanil Islam.”

       
  4. ahmad

    Agustus 17, 2009 at 8:35 pm

    maksud saya, buku yang mengungkap 1500 kesalahan fatal syaikh Al Albani, apa judulnya?

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: