RSS

Berpuasa Atau Berbuka Ketika Bepergian

14 Sep

Tanya:

Ketika dalam perjalanan manakah yang lebih baik, berpuasa atau berbuka? (Badaruddin)

Jawab:

Dalam hal ini jumhur ulama berpendapat bahwa yang lebih utama bagi seorang musafir apakah berpuasa ataukah berbuka itu tergantung kepada kondisi fisiknya. Jika ia merasa bahwa puasa tidak memberatkan dirinya ketika safar maka baginya yang afdhal dan utama adalah tetap berpuasa. Namun jika ia merasakan bahwa puasa itu memberatkan dirinya, sehingga jika dipaksakan maka akan menyebabkan sakit, dalam keadaan ini yang lebih utama baginya adalah berbuka.

Allah Ta’ala berfirman:

وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

“Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (Surat Al Baqarah : 185)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 14, 2008 in puasa

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: