RSS

Wanita Berhadats Besar Memotong Kuku dan Rambut

12 Sep

Tanya:
Apakah benar bila seorang wanita sedang berhadats besar tidak boleh memotong kuku atau rambut? (085269496XXX)

Jawab:
Anggapan bahwa apabila seorang wanita sedang berhadats besar tidak boleh memotong kuku atau rambut ini tidak berdasar sama sekali, baik dari Al Qur’an maupun dari hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam yang shahih. Oleh karenanya kembali kepada asal yaitu bolehnya wanita yang sedang berhadats besar untuk melakukan aktifitas-aktifitas kesehariannya yang mubah, termasuk memotong kuku dan rambut, kedua perkara ini boleh dilakukan kapan saja, tidak ada larangannya, kecuali saat seseorang sedang ihram baik ihram untuk haji maupun ihram untuk umrah, saat itu ia dilarang memotong rambut atau kukunya. Wallahu a’lam bish showab. (lihat Shahih Fiqh Sunnah, Abu Malik Kamal 2/202-203)

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada September 12, 2008 in Fiqih, Thoharoh

 

2 responses to “Wanita Berhadats Besar Memotong Kuku dan Rambut

  1. lukman

    Juli 23, 2009 at 3:15 pm

    kalau sudah motong itu rambut dan kuku jangan dibuang, simpan dulu kapan sudah berhenti dari haid atau nifas itu rambut disucikan ketika dia mandi janabah, gituu!

     
  2. hasyim

    September 28, 2009 at 8:54 am

    dah tau gak ada dasarnya dr Al-quran dan Sunnah….ngapain pake dsimpan2 sgala :-D buang aja lah klo dah dpotong

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: