RSS

Bacaan Imam Terlalu Cepat

11 Sep

Tanya:
Assalamua’alaikum.
Bagaimana jika dalam shalat berjamaah kita selalu tertinggal imam dalam membaca Al-Fatihah,demikian pula dengan bacaan yang lain seperti duduk antara dua sujud dan takhiyat awal/akhir karena imam terlalu cepat dalam shalat?

Dari: Mahendra
Email: arifiens_mzxxx@yahoo.co.id
Website: http://mahendrascimoslem.blogspot.com

Jawab:
Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
Saudara Mahendra, diantara salah satu rukun sholat yang harus diperhatikan dan tidak boleh ditinggalkan adalah “thuma’ninah.” Yaitu bersikap tenang, tidak tergesa-gesa dalam melakukan gerakan atau dalam mengucapkan bacaan-bacaan dalam sholat. Jika seseorang melakukan sholat dengan tidak thuma’ninah lantaran cepatnya bacaan dan gerakan dalam sholatnya, maka sholatnya tidak sah dan ia harus mengulanginya.
Hal ini sebagaimana dikisahkan dalam hadits berikut ini :

عَنْ عَلِيِّ بْنِ يَحْيَى بْنِ خَلَّادٍ عَنْ أَبِيْهِ عَنْ عَمِّهِ وَكَانَ بَدْرِيًّا قَالَ كُنَّا جُلُوْسًا مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَخَلَ رَجُلٌ فَصَلَّى صَلَاةً خَفِيْفَةً لاَ يُتِمُّ رُكُوْعًا وَلاَ سُجُوْدًا وَرَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْمُقُهُ وَنَحْنُ لاَ نَشْعُرُ قَالَ فَصَلَّى ثُمَّ جَاءَ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : (أَعِدْ فَإِنَّكَ لمَ ْتُصَلِّ) قَالَ فَفَعَلَ ذَلِكَ ثَلاَثًا كُلُّ ذَلِكَ يَقُوْلُ لَهُ : (أَعِدْ فَإِنَّكَ لمَ ْتُصَلِّ) فَلَمَّا كَانَ فِي الرَّابِعَةِ قَالَ يَا رَسُوْلَ اللهِ عَلِّمْنِي فَقَدْ وَاللهِ اجْتَهَدْتُ فَقَالَ : (إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلاَةِ فَاسْتَقْبِلِ اْلقِبْلَةَ ثُمَّ كَبِّرْ ثُمَّ اقْرَأْ ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا ثُمَّ ارْفَعْ حَتىَّ تَطْمَئِنَّ قَائِمًا ثُمَّ اسْجُدْ حَتىَّ تَطْمَئِنَّ ثُمَّ اجْلِسْ حَتىَّ تَطْمَئِنَّ جَالِسًا فَإِذَا فَعَلْتَ ذَلِكَ فَقَدْ تَمَّتْ صَلاَتُكَ وَمَا نَقَصَتْ مِنْ ذَلِكَ نَقَصَتْ مِنْ صَلاَتِكَ

“Dari Ali bin Yahya bin Khallad dari bapaknya dari pamannya yang merupakan Ahli Badar ia berkata: “Kami sedang duduk bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam lalu masuklah seorang laki-laki dan mengerjakan sholat dengan ringan, ia tidak menyampurnakan rukuk dan sujud. Dan tanpa kami sadari ternyata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam mengawasinya. Setelah orang itu sholat lalu ia menghampiri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam dan menyalami beliau. Beliaupun bersabda: “Ulangi (sholatmu) karena sesungguhnya engkau belum sholat. Pada kali yang keempat ia berkata: “Hai Rasulullah ajarilah aku, karena sungguh aku sudah berusaha (sebaik mungkin). Lalu beliau bersabda; “Jika engkau hendak sholat maka menghadaplah ke kiblat lalu bertakbirlah kemudian bacalah (Al Qur’an) kemudian rukuklah hingga engkau thuma’ninah dalam rukukmu, kemudian bangunlah hingga engkau berdiri dengan thuma’ninah, kemudian sujudlah hingga engkau thuma’ninah dalam sujudmu, kemudian duduklah hingga engkau thuma’ninah dalam dudukmu, jika engkau telah melakukan demikian maka telah sempurnalah sholatmu, jika tidak maka berkuranglah nilai sholatmu.” (HR. Ibnu Abi Syaibah 1/321)

Hadits senada juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari No 760 dan Muslim No 911 melalui jalur Abu Hurairah.

Jika dalam sholat berjamaah anda mendapati imam yang cepat dalam bacaan dan gerakan sholatnya maka nasehatilah sang imam dengan cara yang baik, jika ia tidak mau berubah maka carilah masjid atau musholla yang lain yang pelaksanaan sholatnya tidak terlalu cepat, karena thuma’ninah dalam sholat adalah sebuah keharusan dalam sholat dimana jika tidak thuma’ninah maka sholatnya tidak sah, berdasarkan hadits diatas karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam memerintahkan sahabat yang tidak thuma’ninah untuk mengulangi kembali sholatnya. Jika kita tetap berada dimasjid tersebut maka sempurnakanlah sholat sendirian dan tidak mengikuti imam. (Lihat Fatawa Lajnah Daimah 7/90)

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada September 11, 2008 in Fiqih, sholat

 

Tag:

One response to “Bacaan Imam Terlalu Cepat

  1. arno

    Agustus 7, 2010 at 11:28 pm

    Assalamua’alaikum.
    Saya mau tanya perbedaan bacaan takhiatul awal dan akhir pada umumnya dan dengan mashab Ahlul Bait.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: