RSS

Bermakmum Dengan Imam yang Mengusap Sebagian Kepala

21 Agu

Tanya:
Bagaimana kalau imam berwudhu dengan membasuh sebagian kepalanya saja, apakah sholat kita sah jika kita bermakmum dengan orang tersebut?

Jawab:
Masalah mengusap kepala adalah masalah khilafiah, ada sebagaian ulama yang berpendapat cukup menggusap sebagian kepala saja dengan dalil bahwa dalam firman Allah “wamsahu biru’usikum” makna “bi” disini di tafsirkan dengan sebagian, sementara ada sebagian lain yang mengharuskan mengusap seluruh kepala dengan berdalil kepada perbuatan Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam   ketika berwudhu, hal ini berdasarkan kesaksian salah seorang sahabat Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam   yang bernama Abdullah bin Zaid  radhiallahu ‘anhu,  beliau mensifati wudhunya Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam  :

ثُمَّ مَسَحَ رَأْسَهُ بِيَدَيْهِ فَأَقْبَلَ بِهِمَا وَأَدْبَرَ بَدَأَ بِمُقَدَّمِ رَأْسِهِ حَتَّى ذَهَبَ بِهِمَا إِلَى قَفَاهُ ثُمَّ رَدَّهُمَا إِلَى الْمَكَانِ الَّذِي بَدَأَ مِنْهُ

“Kemudian beliau mengusap kepalanya dengan kedua tangannya, beliau mengusap kedepan dan kebelakang. Beliau memulai dengan (mengusap) kepala bagian depan lalu menjalankan kedua tangannya kebelakang sampai ketengkuk, kemudian kembali mengusap kedepan ketempat awal memulainya. ” (HR. Bukhari No 179)

Jadi bermakmum kepada imam yang demikian hukumnya sah, dikarenakan ini adalah masalah khilafiyah.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 21, 2008 in Fiqih, sholat, Thoharoh

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: