RSS

Siapakah Golongan Musyabbihah dan Mu’athilah

31 Jul

Tanya :
Apakah yang di maksud dengan golongan musyabbihah dan mu’aththilah? (Fahlal, Talang Jelujur)

Jawab :
Yang di maksud dengan golongan musyabbihah adalah golongan yang menyamakan antara sifat-sifat Allah ta’ala dengan sifat­sifat makhluk-Nya atau orang-orang yang menyamakan kedudukan makhluk dengan kedudukan Khaliq (Allah ta’ala).

Musyabbihah berasal dari bahasa arab yang asal katanya adalah “syabbaha” yang artinya menyerupai. Misalnya adalah bahwa Allah ta’ala mempunyai tangan sebagimana ayat yang berbunyi:

يَدُ اللهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ

“Tangan Allah di atas tangan mereka.” (Surat AI Fath : 10)


Mereka menyerupakan tangan yang dimiliki Allah ta’ala dengan tangan manusia. Nauzdubillahi mindzalik.

Padahal Allah ta’ala sendiri telah menegaskan tentang diri-Nya sendiri dengan berfirman:

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَىْءُُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ {11}

“Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Surat Asy-Syuraa : 11)

Sedangkan mu’athtilah adalah kebalikan dari musyabbihah. Mereka adalah orang-orang yang menafikan nama-nama dan sifat­sifat Allah  ta’ala dan tidak mengimaninya, baik menafikan secara keseluruhan maupun menafikan sebagian dari nama-nama dan sifat­sifat Allah ta’ala tersebut.

Kedua golongan ini adalah menyimpang dari ahli sunnah wal jamaah.

Adapun aqidah ahli sunnah wal jamaah dalam masalah asma dan sifat ini adalah menyakini sepenuhnya bahwa Allah ta’ala memiliki nama-nama yang Maha     baik dan Sifat-sifat yang Maha agung, yang nama-nama dan    sifat-sifat-Nya tidak sama dengan nama-nama dan sifat-sifat makhluk-Nya, mengimaninya sebagaimana yang dijelaskan Allah talala dalam Al-Qur’an dan dijelaskan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam dalam As­-Sunnah yang shahih tanpa meyerupakannya, tanpa menafikannya, tanpa mentakwilkannya dan tanpa menyimpangkan maknanya. Wallahu Ta’ala  a’lam bish showab. (Lihat Syarah Aqidah Wasithiyah, Syeikh Sholih Fauzan : 15, dan Washatiyatu Ahlis Sunnah Bainal Firaq, DR. Muhammad Ba Karim Ba Abdullah : 309)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 31, 2008 in Tauhid

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: